Suara.com - Meresahkan, tiga bocah di Purbalingga, Jawa Tengah pamer kelamin ke perempuan yang sedang berolahraga.
Aksi tiga bocah laki-laki tersebut tersebar di media sosial dan menjadi viral.
Pada unggahan akun Instagram @memomedos, dilaporkan bahwa pemilik akun Twitter Dreamens1on pada Kamis (5/5/2022) mengunggah video yang memperlihatkan perempuan tengah jogging di area GOR Purbalingga.
Perempuan tersebut meminta sang teman untuk merekam aksi joggingnya, namun tiba-tiba datang seorang bocah laki-laki berusia kisaran 5 hingga 6 tahun.
Sambil mendekati perempuan yang tengah jogging, anak tersebut kemudian membuka celana dan memamerkan alat kelaminnya.
Tak hanya memamerkan kelamin, bocah bercelana hijau itu juga menggoyangkan pinggulnya.
"Saru dek, saru astaga," teriak perempuan lain di bali video.
Namun bukannya malu, anak tersebut malah terus mendekat ke perempuan sambil telanjang.
Mirisnya, bukan hanya satu anak kecil, dua anak kecil lain juga melakukan hal serupa memamerkan alat kelamin.
Video bocah viral yang memerkan alat kelamin tersebut sotak mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Sampai enggak bisa berword-word lagi," komentar warganet.
"Faktor lingkungan sih ini," imbuh warganet lain.
"Kalau bocil ya rekam dulu terus marahin kalau perlu antar pulang laporin orangtuanya sekalian biar tau kelakuan anaknya agar bisa memperbaiki sikap yang tidak baik itu," tambah warganet.
"Harus cepet di nasihati kalau udah kayak gitu jangan dibiarkan aja sebagai orangtua, jangan ditanggap namanya bocil mumpung masih kecil diingetin sama diajari," tulis wargnet di kolom komentar.
"Faktor lingkungan juga tuh, anak kalau diajari yang baik pasti enggak bakalan gitu," tulis warganet di kolom komentar.
Menurut keterangan video, peristiwa tersebut terjadi di GOR Guntur Darjono, Purbalingga, Jawa Tengah.
Aplikasi Tabungan Siswa Gratis Terbaru – Bersusah susah dahulu bersenang senang kemudian, dan sedikit demi sedikit lama – lama menjadi bukit merupakan sebuah pepatah yang bermaksud untuk momitivasi anda agar berusaha untuk bisa mendapatkan sesuatu yang diimpikan/ didambakan, namun untuk bisa mendatkanya kalian harus berusaha secara sedikit demi sedikit dengan cara menabung dan tidak dengan cara instan untuk bisa mencapainya.
Berawal dari pepatah diatas beberapa orang membuat sebuah trobosan untuk menimplementasikan dan menarik perhatian orang lain agar membiasakan diri menabung sejak dini, dan tidak hidup boros atau berfoya foya.
Hidup pada era teknologi saat ini, memang tidak dapat dipungkiri hampir disemua sistem yang ada menggunakan sistem digital baik dari sistem pendidikan dan yang lainya, contoh saja sistem CBT UNBK yang baru baru ini sudah digunakan oleh lembaga pendidikan di negara kita indonesia, dan beberapa bulan lalu bermunculan sistem baru yaitu Tabungan sekolah untuk Siswa.
Dengan Aplikasi Tabungan siswa gratis ini dari mulai pelajar , perusahaan dan koperasi / perusahaan kecil dapat menggunakannya secara gratis tanpa adanya bunga atau riba yang pada umumnya ada pada Bank.
Namun sayangnya, sistem model tabungan online ini belum banyak digunakan oleh orang-orang, karena mereka lebih memilih untuk menabung di bank lokal seperti BNI, BRI, BTPN, PERMATA, dan MANDIRI.
Akan tetapi, pada sistem Tabungan ini ternyata sudah banyak digunakan oleh beberapa instansi khususnya sekolah untuk para siswanya, karena dengan model tabungan siswa gratis berbasis online ini, parra siswa di ajarkan untuk mampu mengatur dan menentukannya sendiri keuangan mereka untuk di tabung, tanpa ada bunga atau riba, tentunya akan lebih ringan bukan bagi seorang pelajar yang masih belum mempunyai penghasilan sendiri.
Aplikasi tabungan sekolah yang satu ini juga sangat membantu guru, kenapa bisa begitu? coba anda perhatikan pekerjaan seorang guru yang tidak hanya di sibukan soal pembelajaran dan bimbingan ke para siswanya, belum juga soal administrasi plus ditambah soal tabungan anak didiknya, yang harus di catat secara manual dan mengaturnya tanpa ada bantuan sofware lain untuk memudahkan dalam management masalah ini.
Dengan adanya trobosan tabungan siswa gratis ini semua guru merasa terbantu karena pada dasarnya tugas guru hanyalah berperan sebagai pengontrol dan siswa yang mencatat dan mengisinya sendiri secara langsung.
Perlu kalian ketahui, pada dasarnya aplikasi yang dimaksud diatas merupakan sebuah software yang menggunakan Microsoft Excel sebagai progam dasar, yang diatur sedemikian rupa agar dapat digunakan dan membantu para guru untuk mengontrol sekaligus mengatur tabungan siswanya.
Download Aplikasi Tabungan Siswa Android Gratis

Bagi anda yang tertarik dengan aplikasi tabungan siswa ini atau misal ingin menerapkan metode menabung pada sekolahan / instansi lainya dapat kalian download di link yang sudah kami sediakan, namun sebelumnya ada baiknya kita bahas sebentar mengenai fitur dari aplikasi tabungan gratis untuk android ini.
Fitur – Fitur
- Dapat digunakan secara ofline maupun online
- Lebih mudah untuk printah yang digunakan pada saat inpute data siswa
- Menggunakan sistem layaknya Microsoft Excel
- User Friendly
- Tidak Ada Riba / Bunga
Cara Menggunakan Aplikasi Tabungan Online Siswa Excel
Aplikasi diatas dapat anda gunakan dalam dua metode yaitu secara online dan ofline, berbeda dengan ofline yang hanya dapat diakses pada jaringan lokal dalam lingkup sekolah, namun untuk metode online dapat digunakan pada lingkup yang lebih luas tanpa harus mendatangi tempat tersebut.
Untuk anda yang belum tahu bagaiman cara menggunakan sistem tabungan secara online, berikut langkah – langkahnya :
- Cari penyedian layanan Cloud Storage seperti Google Drive , Drobox, MEGA dll
- Untuk kali ini kita menggunakan Google Drive sebagai penyimpananya.
- Masuk pada akun Google anda, dan Upload file yang tadi sudah anda download.
- Klik kanan pada file tabungan siswa terbaru Open with dan pilih Spreedshet nantinya akan dibawa ke halaman dokumen
- Arahkan kursor pada tombol Share kanan atas dan copy link yang disediakan
- Berikan link tadi yang sudah anda download kepada siswa atau orang yang ingin menggunakanya.

Dari dua cara diatas untuk aplikasi tabungan siswa gratis ,lebih disarankan untuk menggunakan sistem offline, untuk mengantisipasi kecurangan dalam proses edit dokumenya, dan diharapakan hanya satu orang saja sebagai pengontrolnya, tidak memberikan hak akses penuh kepada siswa / pelajar.
sumber : https://www.mikrofile.com/aplikasi-tabungan-siswa-terbaru/